Senin, 13 November 2017

Lirik lagu Hivi! - Remaja

Edit Posted by with No comments
Image result for hivi remaja
https://www.google.co.id/search?q=hivi+remaja&dcr=0&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjGj8Kz5bzXAhVENY8KHQWLDP4Q_AUICygC&biw=1366&bih=637#imgrc=MrrOJExl0nljgM:

Lirik lagu Hivi! – Remaja

Kita remaja... yang sedang di mabuk asmara
Mengikat janji, bersama selamanya
Hati telah terikat
Sepasang mata memikat
Melambungkan asmara yang selalu meminta
 Mengulur senja menanti..

Datang...           
Sang pemilik hati
Rela menanti sejak terbit mentari
Tak sabar ku berbagi segala isi di hati
Ceriakan sanubari dan bercumbu di ujung hari

Indahnya kisah klasik kita di masa remaja
Di bawah rayu senja kita di madu bermanja
Tiada masa-masa yang lebih indah dari masa remaja
Seakan dunia milik berdua

Hati terasa... merindu tanpa rasa duka
Berkumandang lagu senandung asmara
Kepada yang tercinta
Nada-nada tercipta
Genggam pesona jiwa
Kuserahkan dan kau terima
Kita dua insan yang sedang bermadu kasih
Tak peduli
Apa yang kan terjadi
Yang ku ingin saat ini
Kau bersamaku disini

Indahnya kisah klasik kita di masa remaja (masa remaja)
Di bawah rayu senja kita dimadu bermanja
Tiada masa-masa yang lebih indah dari masa remaja (dari masa remaja)
Seakan dunia milik berdua


Sabtu, 30 September 2017

Resensi, Ayah mengapa aku berbeda?

Edit Posted by with No comments
Kisah Gadis yang Berbeda
Oleh : Ni Luh Putu Wulandari
Judul Buku : Ayah, Mengapa Aku Berbeda?
Penulis : Agnes Davonar
Desain cover : Wira Imaji Nyata
Editor by : Cepi Komara
Penerbit : Inandra / IntiBook Publisher
Jl. Taman permata indah no. 6       
Tanggal Terbit : Jakarta, April 2014
Tebal : viii + 223 halaman           
 ISBN : 978-979-056-136-6

Buku Ayah, Mengapa Aku Berbeda? Merupakan karya dari Agnes Davonar. Angnes Davonar adalah keluarga bersaudara penulis. Agnes Davonar telah melahirkan delapan novel fisik dan dua biografi sukses diakui di beberapa Perpustakaan Universitas Asia dan Australia sebagai koleksi resmi. 4 dari novelnya telah diadaptasi ke layar lebar, seperti novel ini yang berjudul Ayah, Mengapa Aku Berbeda?. Pembaca akan dibawa ke dalam kehudpan menjadi gadis tunarungu.  Kisah hidup gadis yang tunarungu ini menjadi topik utama dalam yang dihadirkan dalam buku tersebut. Agnes Davonar mengemas kisah bukunya secara apik dan rapi, dengan efek kejut di akhir cerita dan terdapat kata-kata motivasi yang menyadarkan pandangan banyak kalangan.
Agnes lahir di Jakarta, 8 Oktober, sedangakan Davonar lahir di Jakarta, 7 Agustus. Mereka berdua besar dalam lingkunagan seni dan membentuk sebuah blog. Kini Agnes melanjutkan kehidupannya di Amerika Serikat dan Davonar melanjutkan kuliahnya di Universitas Tarumangara.
Novel ini diadaptasi ke layar lebar dengan disutradarai oleh Findo purwono dan di perankan oleh beberapa aktris terkenal sehinggga aktingnya tidak diragukan lagi. Film ini tanyang di salah satu stasiun televisi Indonesia dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Novel Ayah, Mengapa Aku Berbeda adalah salah satu karya sastra dari Agnes Davonar yang menceritakan perjuangan gadis bernama Angel yang tunarungu sejak lahir.. Ibunya meninggal saat melahirkan Angel sehingga ia tidak pernah melihat ibunya sejak  lahir. Sekarang, Angel tingga dengan ayah dan neneknya yang datang dari jakarta. Saat Angel lahir, suka dan duka harus di hadapi ayah Angel. Angel baru diketahui tunarungu saat berumur tiga tahun. Ayah dan neneknya harus berjuang keras merawat Angel. Untuk mengerti bahasa, angel diajarkan bahasa tangan. Ayah dan neneknya ikut belajarbahasa tangan sehinggga hanya ayah dan neneknya yang mengerti keinginan Angel. Berbagai rintangan harus di hadapi Angel waktu kecil.
 Saat bersekolah di sekolah luar biasa, guru Angel menyarankan agar Angel bersekolah di sekolah umum lainnya karena Angel pintar dengan anak lainnya. Akan tetapi, saat umur Angel 9 tahun neneknya meninggal dunia karena serangan jantung sehingga Angel dan ayahnya pindah ke Jakarta. Angel sedih karena harus pisah denagn teman-teman dan guru-guru yang ia sayangi, tetapi ayah pasti sudah mengatur dengan masa depan Angel di kota barunya ini. Di rumah itu, ayah Angel membuka toko roti seperti yang dilakukan nenek Angel dulu.
Ayah Angel berusaha keras untuk membuat Angel sama seperti anak sekolah lainnya agar mau diterima di sekolah umum. Di sekolah barunya itu, Angel mendapat sahabat bernama Hendra, tetapi juga harus mulai menerima kenyataan bahwa tidak semua orang mau menerima kondisinya yang cacat itu. Agnes adalah musuh Angel.Angel selalu mendapat hinaan dari Agnes dan teman-temannya, tetapi ia tidak pernah patah semangat. Di tengah kesedihan itu, ia menemukan sesuatu dalam hidupnya, Angel memiliki bakat bermain piano walau mustahil baginya untuk mendengar suara yang ia mainkan. Akan tetapi, ia tetap berusaha. Bakat bermain piano, didapatkannya dari ibu dan ayahnya. Dahulu, ibu angel memang seorang pemain piano berbakat. Angel berkesempatan tampil di konser yang diadakan sekolah satu bulan mendatang.
Berbagai cobaan,hinaan, dan siksaan yang dihadapi Angel demi tampil di konser tersebut karena ayahnya yang sedang sakit menunggu agar Angel tampil. Sahabatnya Hendra harus pergi, sehingga Angel berjuang sendiri dari siksaan Agnes dan kawan-kawannya. Walaupun sering disakiti Agnes, Angel tidak pernah memberitahukan ayahnya, karena untuk menghadapinya adalah dengan sabar dan bertahan. Saat akan tampil di panggung, Agnes dan kawan-kawannya mengerjai Angel dengan meriasnya seperti nenek sihir agar Angel malu untuk tampil. Akan tetapi, demi ayahnya yang sedang sakit jantung itu, Angel tetap ingin tampil. Semua penonton menertawakannya, tetapi saat jari Angel mulai memainkan piano semua terkesima. Saat selesai tampil di panggung, suara riuh tepukan penonton dan tangis haru menjadi satu. saat itu pula ayah Angel hadir walau harus duduk di kursi roda. Angel menangis sambil memeluk ayahny, karena Angel mengerti mengapa ia terlahir berbeda. Tuhan ingin ia ada di dunia ini untuk melengkapi kesempurnaan yang Ia ciptakan dan menjadi orang yang kuat dalam keadaan dan kondisi apapun.
Kelebihan novel ini mengandung kata-kata motivasi. Pembaca diajarkan untuk menerima keterbatasan yang dimiliki dan terus berusaha dengn kekurangan yang dimiliki. Seperti Angel, semangatnya yang luar biasa dapat dijadikan contoh walaupun terus dihina oleh orang lain dan disiksa. Dengan sabar Angel menghadapi teman-teman yang membencinya dan menginginkan Angel untuk keluar dari klub music, tetapi karena akan cintanya kepada piano membuat Angel tatp bertahan sehingga segala cara dilakukan teman-temannya. Angel tetap bertahan hingga ia tampil di konser musik dan diberi sambutan meriah oleh semua penonton. Selain itu, novel ini tidak terlau tebal sehingga tidak membuat pembaca cepat bosan. Dengan bahasa yang mudah dipahami, membuat pembaca hanyut dalam cerita. Akan tetapi, kelemahan novel ini adalah di cover depan dan belakang terdapat tulisan chocolatos yang membuat cover novel menjadi kurang menarik dan terdapat sifat Agnes yang tidak boleh ditiru.
Novel Ayah, Mengapa Aku Berbeda menggambarkan banyak kisah perjuangan hidup gadis tunarungu dengan keterbatasan yang ada. Novel ini dapat dijadikan panutan untuk terus berusaha dengan keterbatasan yang ada. Novel ini mengandung banyak kata motivasi yang mengharukan. Bahasa yang mudah dipahami memudahkan pembaca untuk hanyut ke dalam suasana cerita. Dengan membaca novel ini, pembaca akan mengetahui pandangan hidup tokoh dan mungkin dapat membantu masalah pembaca. Jadi, apakah anda berniat membaca novel ini?

















Bagian – Bagian Resensi
Kisah Gadis yang Berbeda ===è judul resensi
Oleh : Ni Luh Putu Wulandari ===è identitas buku
Judul Buku : Ayah, Mengapa Aku Berbeda?
Penulis : Agnes Davonar
Desain cover : Wira Imaji Nyata
 Editor by : Cepi Komara       
                                                  Penerbit : Inandra / IntiBook Publisher
                                                 Jl. Taman permata indah no. 6          
                                                 Tanggal Terbit : Jakarta, April 2014
                                                 Tebal : viii + 223 halaman
                                                 ISBN : 978-979-056-136-6
Pendahuluan : P1, P2, dan P3
Isi : a. Ulasan isi : P4, P5, P6, dan P7
       b. Kelebihan dan Kelemahan : P8
Penutup : P9
Keunggulan novel :
1.      Mengajar pembaca untuk dapat menerima keterbatasan yang dimiliki
2.      Mengajak pembaca untuk terus berusaha dengan kekurangan yang dimiliki.
3.      Novel tidak terlau tebal sehingga pembaca tidak cepat bosan
4.      Bahasa yang mudah di pahami
Kekurangan novel :
1.      Mengandung tokoh Agnes yang memiliki sikap tidak terpuji
2.      Pada bagian cover novel seharusnya tidak dilampirkan tulisan chocolatos dan mempromosikan film sehingga membuat cover kurang menarik
Unsur intrinsik :
1.      Tema : perjuangan hidup gadis tunarungu sejak lahir
2.      Tokoh : Angel, ayah Angel (Martin), Agnes, Hendra, nenek Angel
3.      Penokohan :
a.       Protagonis (tokoh utama) : Angel gadis tunarungu yang baik, semangat, penyabar, dan pintar.
b.      Ayah Angel (Martin) : sosok yang selalu menyemangati Angel sejak kecil dan baik hati.
c.       Antagonis : Agnes gadis kaya yang jahat dan selalu bersikap kasar pada Angel.
d.      Pendamping : Hendra sahabat Angel yang selalu menemani Angel di sekolah.
e.       Nenek Angel : nenek yang baik hati selalu sabar merawat Angel sampai beliau meninggal dunia.
f.       Ibu Katrina : guru piano Angel di sekolah.
4.      Latar :
a.       Tempat : di rumah, kelas, panggung, ruang musik, toko roti, rumah sakit, mall, kantin sekolah, taman bermain, parkiran sekolah, gudang, kamar
b.      Waktu : keesokan harinya, lima tahun kemudian,beberapa minggu setelah meninggalnya nenek, saat aku terbangun,siang itu, pada hari-hari selanjutnya, dll.
c.       Suasana : sedih (dengan tangis, ibu meninggalkan kemewahan miliknya) mengharukan (keharuan yang muncul di ruangan ini makin tercipta saat melihat ayah ikut menangis dan mencoba menenangkanku) bahagia (dan yang paling  membahagiakan adalah Hendra tiba-tiba datang ke rumah Angel dengan penuh senyuman) tegang (perawat yang mereka sebut suster itu mendekatiku. Aku menjadi ketakutan) marah (semua terdiam dan berhenti bermain mendengar suara nenek yang cukup terlihat marah di wajahnya)
d.      Amanat : keterbatasan fisik tidak menjadi masalah dalam hidupnya.
e.       Alur : taraf pengenalan, taraf klimaks, taraf penyelesaian.
f.       Alur : majemuk (maju mundur)
Unsur ekstrinsik :            
a.       Nilai sosial : berteman dengan siapa saja tanpa membedakan keterbatasan fisik
b.      Pandangan hidup : kita dapat mengambil pelajaran bahwa Tuhan yang menentukan, saya yang menjalani, dan orang lain yang mengomentari. Terus berusaha dengan keterbatasan yang ada.





Senin, 04 September 2017

Biografi R.A Kartini

Edit Posted by with No comments
Raden Ayu Kartini adalah salah satu sosok wanita yang menjadi pelopor untuk kebangkitan wanita pribumi, salah satu dari pahlawan Indonesia yang wajib untuk dijadikan inspirasi hidup bagi warga Indonesia khususnya bagi para kaum wanita. Perjuangan beliau untuk memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia patut diancungi jempol.

Raden Ayu Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di Kota Jepara. R.A adalah sebuah gelar yang diberikan kepada keluarga bangsawan karena beliau merupakan anak dari kalangan keluarga bangsawan, maka ia berhak mendapatkan gelar R.A atau bisa disebut dengan Raden Ajeng.

Ayahnya bernama Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, seorang putra dari Pangeran Ario Tjondronegoro IV, yang semasa hidupnya pernah menjabat sebagai Bupati Jepara yang diangkat saat berusia 25 tahun dan dikenal sebagai salah satu bupati pertama yang memberikan pendidikan barat kepada anak-anaknya.

Raden Ayu Kartini
R.A. Kartini.
Gambar diambil dari id.wikipedia.org/wiki/Kartini
R.M. Adipati Ario Sosroningrat juga pernah menjabat sebagai bupati Jepara setelah Kartini dilahirkan. Dari ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI. Tidak hanya itu, ayahnya dikatakan masih memiliki garis keturunan dari Kerajaan Majapahit hal ini diperkuat dengan pernyataan 'Pada abad ke-18 Pangeran Dangirin menjadi bupati di Surabaya sehingga nenek moyang R.M. Adipati Ario Sosroningrat mengisi banyak posisi penting di Pangreh Praja (informasi ini perlu diteliti lebih lanjut).

Berbeda dengan ayahnya, ibu dari Kartini bukan keturunan dari bangsawan melainkan hanya rakyat biasa. Nama beliau adalah M.A. Ngasirah merupakan anak dari Kyai Haji Madirono dengan Nyai Haji Siti Aminah, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Raden Ayu Kartini merupakan anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari semua saudara kandungnya, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakaknya yang bernama Sosrokartono, seorang yang pintar dalam bidang sastra atau bahasa.

Pada pernikahan pertama, R.M. Adipati Ario Sosroningrat menjabat sebagai Wedana di Mayong. Peraturan kolonial pada saat itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan, maka M.A. Ngasirah yang bukan dari keturunan bangsawan harus rela karena R.M. Adipati Ario Sosroningrat yang merupakan seorang bangsawan menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung dari seorang Raja Madura yang bernama R.A.A. Tjitrowikromo. Setelah pernikahan tersebut ayah Kartini diangkat menjadi Bupati di Jepara. M.A. Ngasirah menjadi istri pertama dan R.A. Woerjan menjadi istri utama.

Kartini dan Saudaranya
Kartini dan Saudaranya. Gambar diambil dari id.wikipedia.org/wiki/Kartini
R.A Kartini bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sekolah ini ia belajar Bahasa Belanda, namun hanya sampai usia 12 tahun karena budaya pada masa itu, anak perempuan harus tinggal dirumah untuk 'dipingit' dapat diartikan sebagai dikurung/berkurung di dalam rumah.

Belajar dapat dimana saja dan kapanpun selagi kita memiliki kemauan dan kesempatan, itulah yang dilakukan Kartini. Ia bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda salah satunya bernama Rosa Abendanon.


Munculnya Pemikiran Mengenai Emansipasi Wanita

Kebiasaan Kartini yang menulis surat kepada teman-teman korespondensi dan juga ditambah dengan sering membaca buku, koran, maupun majalah Eropa, Kartini menjadi tertarik pada kemajuan pola berpikir perempuan Eropa. Akhirnya timbul keinginan untuk memajukan wanita pribumi karena pada masa itu dengan budaya yang bersifat menekan perempuan, ia melihat bahwa wanita pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini juga banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief, ia juga menerima Leestrommel (paket majalah langganan). Ia beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak bahwa Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian.

Perhatiannya tidak hanya fokus pada emansipasi wanita, namun juga dalam masalah sosial umum. Ia menginginkan agar wanita memperoleh persamaan hukum dan kebebasan sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Ia suka membaca buku, beberapa buku yang ia baca, yaitu Max HavelaarSurat-Surat Cinta karya Multatuli, dan De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus.

Pada surat-surat Kartini tertulis pemikiran-pemikirannya tentang kondisi sosial saat itu, terutama tentang kondisi wanita pribumi. Sebagian besar surat-suratnya berisi keluhan dan gugatan khususnya menyangkut budaya di Jawa yang dipandang sebagai penghambat kemajuan bagi kaum wanita. 

Raden Ayu Kartini menulis ide dan cita-citanya, seperti tertulis: Zelf-ontwikkelingZelf-onderrichtZelf- vertrouwenZelf-werkzaamheid, dan Solidariteit. Semua itu atas dasar Ketuhanan, Kebijaksanaan dan Keindahan, ditambah dengan peri kemanusiaandan Nasionalisme (cinta tanah air).

R.A Kartini memiliki keinginan untuk dapat melihat wanita pribumi mendapatkan persamaan hak dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat seperti persamaan hak wanita dengan laki-laki, kebebasan dalam menuntut ilmu, maupun dalam mengekang kebebasan wanita.


Surat-surat Kartini banyak mengungkap tentang kendala-kendala yang harus dihadapi ketika bercita-cita menjadi wanita Jawa yang lebih maju. Meski memiliki seorang ayah yang tergolong maju karena telah menyekolahkan anak-anak perempuannya meski hanya sampai umur 12 tahun, tetap saja pintu untuk ke sana tertutup. 

Raden Ayu Kartini sangat mencintai sang ayah, namun ternyata cinta kasih terhadap sang ayah tersebut juga pada akhirnya menjadi kendala besar dalam mewujudkan cita-citanya. Sang ayah dalam surat juga diungkapkan begitu mengasihi Kartini. Ia disebutkan akhirnya mengizinkan Kartini untuk belajar menjadi guru di Betawi, meski sebelumnya tak mengizinkan Kartini untuk melanjutkan studi ke Belanda ataupun untuk masuk sekolah kedokteran di Betawi.

Keinginan Kartini untuk melanjutkan studi, terutama ke Eropa, memang terungkap dalam surat-suratnya. Beberapa sahabat penanya mendukung dan berupaya mewujudkan keinginannya tersebut. Akhirnya Kartini membatalkan keinginan yang hampir terwujud tersebut, terungkap adanya kekecewaan dari sahabat-sahabat penanya. Niat dan rencana untuk belajar ke Belanda tersebut akhirnya beralih ke Betawi setelah dinasihati oleh Nyonya Abendanon bahwa itulah yang terbaik bagi Kartini dan adiknya Rukmini

Pada tahun 1903 saat berusia sekitar 24 tahun, niat untuk melanjutkan studi menjadi guru di Betawi mungkin hanya akan menjadi mimpi yang tidak dapat diwudujkan. Dalam sebuah surat kepada Nyonya Abendanon, Kartini mengungkap tidak berniat lagi karena ia sudah akan menikah. Padahal saat itu pihak departemen pengajaran Belanda sudah membuka pintu kesempatan bagi Kartini dan Rukmini untuk belajar di Betawi.

Sekolah Kartini
Sekolah Kartini.
Gambar diambil dari id.wikipedia.org/wiki/Kartini
R.A Kartini menikah dengan K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningratpada tanggal 12 November 1903, yang merupakan seorang bangsawan dan juga menjabat sebagai Bupati di Rembang yang telah mempunyai tiga orang istri. Suaminya mengerti apa yang diinginkan oleh Kartini, akhirnya Kartini diberi kebebasan dan didukung untuk mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang dan sekarang bangunan tersebut digunakan sebagai Gedung Pramuka.

Meninggal Dunia

Pernikahannya dengan K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo memiliki satu orang anak yang bernama Soesalit Djojoahiningrat, lahir pada tanggal 13 September 1904. Berselang beberapa hari setelah melahirkan tepatnya pada tanggal 17 September 1904, Kartini meninggal dunia dan dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.

Berkat kegigihan yang dilakukan oleh Kartini, kemudian banyak sekolah wanita yang berdiri seperti di kota di Indonesia seperti Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon, daerah lainnya, maupun sekolah wanita yang didirikan oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912. Nama sekolah tersebut adalah Sekolah Kartini yang didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.

Penjelasan Politik Etis adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa pemerintah kolonial memegang tanggung jawab moral bagi kesejahteraan pribumi.

Pengumpulan Surat yang Pernah Ditulis oleh Kartini

Setelah kematian Kartini, seseorang yang bernama J.H. Abendanonmengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan oleh Kartini kepada teman-teman korespondensi yang berada di Eropa. J.H. Abendanon yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Buku itu diberi judul Door Duisternis tot Lichtyang memiliki arti "Dari Kegelapan Menuju Cahaya". Buku kumpulan surat Kartini ini diterbitkan pada 1911. Buku ini dicetak sebanyak lima kali, dan pada cetakan terakhir terdapat tambahan surat Kartini.

Habis Gelap Terbitlah Terang
Gambar diambil dari
id.wikipedia.org/wiki/Habis_Gelap_Terbitlah_Terang
Pada tahun 1922, Balai Pustaka menerbitkannya dalam bahasa Melayu dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran. Pada tahun 1938 keluar buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang versi Armijn Pane seorang sastrawan Pujangga Baru. Surat-surat Kartini dalam bahasa Inggris juga pernah diterjemahkan oleh Agnes L. Symmers. Selain itu, surat-surat Kartini juga pernah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa Jawa dan Sunda. 

Surat-surat Kartini juga diterjemahkan oleh Sulastin Sutrisno. Pada mulanya Sulastin menerjemahkan Door Duisternis Tot Licht di Universitas Leiden, Belanda, saat ia melanjutkan studi di bidang sastra tahun 1972. Pada 1979, sebuah buku berisi terjemahan Sulastin Sutrisno versi lengkap Door Duisternis Tot Licht pun terbit. Buku kumpulan surat versi Sulastin Sutrisno terbit dengan judul Surat-Surat KartiniRenungan Tentang dan Untuk Bangsanya.

Buku yang terbit melalui pengumpulan surat kartini :
  • Habis Gelap Terbitlah Terang
  • Surat-surat Kartini, Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
  • Letters from Kartini, An Indonesian Feminist
  • Panggil Aku Kartini Saja
  • Kartini Surat-Surat kepada Ny RM Abendanon-Mandri dan suaminya
  • Aku Mau ... Feminisme dan Nasionalisme. Surat-surat Kartini kepada Stella Zeehandelaar 
Surat-surat yang ditulis oleh Kartini menarik perhatian masyarakat Belanda dan pemikiran yang dituangkan dalam surat tersebut mengubah pandangan masyarakat Belanda terhadap wanita pribumi. Tidak hanya itu surat-suratnya juga menjadi inspirasi bagi tokoh-tokoh kebangkitan nasional, antara lain W.R. Soepratman yang berhasil menciptakan sebuah lagi yang berjudul Ibu Kita Kartini. Lagu ibu kita Kartini menggambarkan inti perjuangan wanita untuk merdeka. Kini kemerdekaan kaum wanita diwujudkan dalam konsep emansipasi wanita.


sumber : https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1079304515065393536#editor/target=post;postID=1811392179168581277

Rabu, 07 Desember 2016

lirik lagu shawn mendes - never be alone

Edit Posted by with No comments
Image result for shawn mendes

SHAWN MENDES // NEVER BE ALONE

I promise that one day i’ll be around
I’ll keep you safe
I’ll keep you sound
Right now is pretty crazy
And i don’t know how to stop or slow it down

hey...
I know there are something we need to talk about
And i can’t stay
So let me hold you for a little longer now, yeah.

take a piece of my heart
And make it all your own
So when we are apart
You’ll never be alone... you never be alone...

You never be alone
When you miss me close your eyes
I maybe far but never gone

When you fall sleep tonight just remember that we lay under the same stars
And hey
I know there are something we need to talk about
And i can’t stay
Just let me hold you  for a little longer now

And take a piece of my heart
And make it all your own
So when we are apart
You’ll never be alone

And take a piece of my heart
And make it all your own
So when we are apart
You never be alone
Never be alone



daftar anime yang wajib di tonton

Edit Posted by with No comments



DAFTAR ANIME

1.     ANOTHER
2.    AKAGAMI NO SHIRAYUKI-HIME
3.    AO HARU RIDE
4.     ATTACK ON TITAN
5.     ANOHANA
6.     ANSATSU KOYSITSHU
7.    Akuma no Riddle
8.    Amagami SS (1&2)
9.    Ao no excorcist
10. AOHARU X KIKANJU
11.  AMAGI BRILLIANT PARK
12. BAKA NO TEST (1&2)
13. BLAZBLUE-ALTER MEMORY
14. BARAKAMON
15. BOKU DAKE GA INAI MACHI
16. Blood lad
17. Black bulle
18. BROTHERS CONFLICT
19. CHARLOTTE
20. CORPSE PARTY
21. CLANNAD
22. DETEKTIF KUTIKULA
23. DEAD NOTE
24. Diabolik lovers
25. DATE A LIVE
26. ESCHA AND LOGY NO ATELIER
27. FORTUNE ARTERIAL
28. FREE!
29. GEKKA SHOUJO NOZAKI KUN
30. GLASSLIP
31. Gugure!kokkuri-san!
32. Guilty crown
33. GOLDEN TIME
34. HYOUKA
35. Hidan no Aira
36. Hitsugi no chaika end
37. Hataraku maou-sama
38. ITAZURA NA KISS
39. INUYASHA
40. Inari konkon
41. ISSHUUKAN FRIENDS
42. JORMUNGAND
43. JOUKOMACHI NO DANDELION
44. KITAKUBU KATSUDOU KIROKU
45. KOI TO SENKYO TO CHOCOLATE
46.  KOUFUKU GRAFFITI
47. Kanojo ga flag o oraretara end
48. KAICHOU WA MAID-SAMA
49. Kyoukai no kanata
50. KIMI NI TODOKE
51. LITTLE BUSTERS
52. MIKAKUNIN DE SHINKUOKEI
53. MEKAKUCITY ACTOR
54. Mikagura gakuen kumikyoku
55. Mahou sensei negima
56. MAGI
57. NISEKOI
58. NO GAME NO LIFE
59. NARUTO
60. NORAGAMI
61. ONE PUNCH MAN
62. OWARI NO SERAHP
63. Ookami shoujo to kuro ouji
64. POKEMON
65. PERSONA 4 THE ANIMATION
66. RAKUDAI KISHI NO CAVALRY
67. RED DATA GIRL
68. SAO (1&2)
69. SETO NO HANAYOME
70. SAIKEN NO BLACKSMITH
71. SHIGATSU WA KIMI NO USO
72. SUKITTE II NAYOU
73. SEVENT GHOST
74. SPECIAL A
75. SHIMONETA TO LU GAINEN GA SONZAI
76. SAKURASOU NO PET NA KANOJO
77. SEIKOKU NO DRAGONAR
78. SHIMONETA TO LU GAINEN GA SONZAI SHINAI TAIKUTSU NA SEKAI
79. TOKYO GHOUL (SEASON 1 & 2)
80. TANATZU NO TAZAI
81. TOKYO RAVENS
82. TONARI NO SEKI-KUN
83. THE BORROWER ARIETTY
84. WOLF CHILDREN
85. YAMADA KUN TO 7 NANANIN NO MAJO
86. ZETSUN NO TEMPEST